DETEKSI STAPHYLOCOCCUS AUREUS PENYEBAB MASTITIS PADA IBU POST PARTUM 0-3 BULAN DENGAN GAMBARAN JUMLAH LEUKOSIT DI KEDIRI

Imasari, Triffit and Erawati, Erawati (2026) DETEKSI STAPHYLOCOCCUS AUREUS PENYEBAB MASTITIS PADA IBU POST PARTUM 0-3 BULAN DENGAN GAMBARAN JUMLAH LEUKOSIT DI KEDIRI. Jurnal Wiyata: Penelitian Sains dan Kesehatan, 13 (1): 7. pp. 59-67. ISSN 2442-6555

[thumbnail of similarity] Text (similarity)
DETEKSI STAPHYLOCOCCUS AUREUS PENYEBAB MASTITIS.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Latar belakang: Mastitis adalah suatu kondisi inflamasi pada payudara yang mayoritas dialami oleh ibu menyusui pada fase awal pascapersalinan. Gejala peradangan lokal dan sistemik yang lebih berat sering menyertai mastitis. Meskipun berpotensi terjadi sewaktu-waktu selama menyusui, puncaknya paling banyak diamati pada enam minggu pertama setelah ibu melahirkan. Mikroorganisme penyebab utama infeksi mastitis yaitu Staphylococcus aureus. Jumlah leukosit yang meningkat dapat menunjukkan respon fisiologis tubuh terhadap adanya agen infeksi seperti bakteri Staphylococcus aureus penyebab mastitis. Peningkatan jumlah leukosit pada ibu postpartum, selain disebabkan oleh mastitis, juga dapat terjadi setelah beberapa hari karena faktor internal dan eksternal pada ibu postpartum, seperti trauma jalan lahir dan proses sterilisasi persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya Staphylococcus aureus penyebab mastitis serta mengetahui gambaran jumlah leukosit pada mastitis ibu postpartum 0-3 bulan di Kediri. Metode penelitian ini dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Metode dilakukan dengan mengumpulkan sampel swab puting payudara dan pengambilan darah. Dilakukan identifikasi bakteri dengan kultur pada media BAP, MSA, dan NAS, serta jumlah leukosit menggunakan alat Hematology Analyzer. Hasil yang diperoleh dianalisis dengan SPSS menunjukkan sampel positif Staphylococcus aureus sebesar 17 orang (34%) dan jumlah sampel yang menunjukkan peningkatan jumlah leukosit sebesar 37 sampel (74%). Sampel positif dan sampel yang negatif dari bakteri Staphylococcus aureus memiliki rata-rata jumlah leukosit yang hampir sama, yaitu berada pada kisaran nilai 12.000 sel/µl. Mastitis pada ibu post-partum dapat disebabkan karena adanya infeksi dan tanpa infeksi. Dua faktor utama yang berkontribusi pada perkembangan mastitis adalah stasis ASI dan adanya infeksi bakteri.

Item Type: Article
Kata Kunci: Mastitis, Staphylococcus aureus, Jumlah Leukosit
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Karya Dosen > Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: admin
Date Deposited: 01 Jul 2026 03:52
Last Modified: 01 Jul 2026 03:52
URI: http://eprints.iik.ac.id/id/eprint/719

Actions (login required)

View Item
View Item