EDUKASI KARIES PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEBANGSAAN PUCHONG MALAYSIA

Rohmaniar, Puspa Dila and Suardita, Ketut and Harijadi, Achmad and Hidayati, Hanoem Eka (2025) EDUKASI KARIES PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEBANGSAAN PUCHONG MALAYSIA. Prosiding (SENIAS) Seminar Pengabdian Masyarakat, 2024: 23. pp. 160-171. ISSN 2829-8136

[thumbnail of Similarity] Text (Similarity)
EDUKASI KARIES PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEBANGSAAN PUCHONG MALAYSIA.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Kebersihan gigi dan mulut yang buruk disebabkan oleh adanya debris dan plak yang dapat menyebabkan demineralisasi struktur gigi sehingga terjadi karies. Karies gigi merupakan penyakit pada gigi yang banyak dijumpai. Karies gigi merupakan masalah kesehatan mulut yang signifikan. Sebanyak 34,1% populasi dunia menderita karies pada gigi permanen yang tidak dirawat dan 7,8% anak-anak menderita karies pada gigi sulung yang tidak dirawat (Kassebaum et al, 2017). Prevalensi Karies Asia Tenggara menempati urutan tertinggi di Dunia 43,77% (WHO, 2021). Berdasarkan survey kementrian Kesehatan Malaysia, Prevalensi karies di Malaysia sebesar 71,3%. Sekolah Menengan Kebangsaan Puchong merupakan sekolah bagi anak dengan kebutuhan khusus atau rata- rata intelektual di bawah rata- rata. Beberapa di antara mereka mungkin mengalami hambatan intelektual, kesulitan dalam berkomunikasi, atau memiliki kondisi kesehatan fisik tertentu. Oleh karena itu, perlu adanya pendekatan yang disesuaikan untuk memberikan informasi kesehatan gigi dengan mempertimbangkan kebutuhan khusus mereka. Tujuan kegiatan ini adalah mewujudkan Tri Darma Perguruan Tinggi dengan pengabdian masyarakat, memberikan penyuluhan kepada siswa , cara merawat gigi yang baik dan benar. Metode kegiatan ini adalah dengan kegiatan penyuluhan. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 19 Juni- 25 Juli 2024. Diawali dengan koordinasi dengan pihak mitra luan negeri, dalam hal ini yaitu Mahsa University Malaysia untuk berkolaborasi pelaksanaan social responsibility/ pengabdian masyarakat internasional. Kemudian dilakukan penyuluhan pada siswa, orang tua dan guru. Berdasarkan hasil postes diperoleh hasil 52% siswa menjawab pertanyaan dengan sempurna (nilai 100), sebanyak 38% siswa menjawab dengan baik (nilai 80-90). Dan cara menyikat gigi dilakukan secara benar sesuai metode yang diajarkan pada saat penyuluhan. Hal ini dibuktikan pada saat akhir sejumlah siswa yang dipilih secara acak dapat mendemonstrasikan cara menyikat gigi yang benar.

Item Type: Article
Kata Kunci: Edukasi, Karies, Siswa, Puchong, Malaysia
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Karya Dosen > Dokter Gigi
Depositing User: admin
Date Deposited: 22 Apr 2026 04:29
Last Modified: 22 Apr 2026 04:29
URI: http://eprints.iik.ac.id/id/eprint/691

Actions (login required)

View Item
View Item